Sudut Masjid
Duduk bersandar pada tiang masjid
Diatas lembar sajadah
Dibawah atap beton
Masjid tanpa kubah
Rupa dinding warna coklat
Masjid itu nampak terbuka
Terbuka untuk siapa saja
Samping kanan kiri tanpa batu bata
Tanpa jendela
Tanpa daun pintu
Tanpa pendingin ruangan
Tetapi aku merasa nyaman
Duduk bersandar di sudut masjid lantai
dua
Sebuah tangga kayu empat puluh lima
derajat
Membawaku turun langsung ke shof pertama
Menuju ruang padang jenggrang
Lampu persegi berderet di atap masjid
Malam itu ubin masjid kembali mendingin
Diserbu ganasnya angin malam
Terinjak kaki orang sembahyang
Tiga helai kain tak sanggup menangkis
dingin malam
Sistem sarafku ikut menggigil
Tubuh mungilku sedikit bergetar
Kakiku berhenti berjalan
Kembali sampai di sudut masjid
Duduk bersandar pada tiang masjid
Tertidur
Tenggelam dalam lautan mimpi
Bojonegoro,
22 September 2020

Mantaaaaabbb......
BalasHapuslanjutkan
BalasHapusmantappp
BalasHapus