Makna Seekor Angsa
Oleh : Ahmad Choirul Annas
![]() |
| From Google |
Menurutmu
apa makna dari seekor angsa yang kamu rawat sejak lahir ? apapun jawabanmu
bagiku itu sungguh sesuatu yang mengagumkan, sebab saya sendiri belum nenemukan
makna dan filosofi dari seekor angsa yang kami rawat sejak lahir.
Keluarga kecil kami sudah merawat Angsa sejak lama, mungkin sudah 10 tahun yang lalu, dikala aku masih berumur 6 tahun. Sejak itu pula saya membantu merawat angsa angsa yang kami miliki yang jumlahnya tak cukup banyak kira-kira 7 ekor saja. Kami sengaja tidak merawat terlalu banyak angsa, setiap kali ada angsa yang sudah berumur tua terutama angsa jantan kami sesegera untuk menjualnya ke tengkulak unggas yang biasa lewat di depan rumah. Dan tak jarang pula kami menyembelihnya untuk kami olah jadi hidangan acara acara keluarga, seperti tahlian, banca’an atau tironan.
Keluarga kecil kami sudah merawat Angsa sejak lama, mungkin sudah 10 tahun yang lalu, dikala aku masih berumur 6 tahun. Sejak itu pula saya membantu merawat angsa angsa yang kami miliki yang jumlahnya tak cukup banyak kira-kira 7 ekor saja. Kami sengaja tidak merawat terlalu banyak angsa, setiap kali ada angsa yang sudah berumur tua terutama angsa jantan kami sesegera untuk menjualnya ke tengkulak unggas yang biasa lewat di depan rumah. Dan tak jarang pula kami menyembelihnya untuk kami olah jadi hidangan acara acara keluarga, seperti tahlian, banca’an atau tironan.
Kami merawat Angsa angsa itu di
sebuah kandang dari bambu yang disusun sederhana. Jaraknya 50 meter ke sebelah
utara dari rumah kami yang sederhana. Letaknya persis berdampingan dengan lumbung
jamur tiram. Setiap kali saya memberi makan Angsa, saya sempatkan untuk
menengok sejenak kedalam lumbung jamur tiram. Entah hanya untuk mengecek
kondisi lumbung atau untuk membantu ibu membereskan tugas membersihkan baglog, media tumbuh jamur tiram.
Pada suatu hari saya pernah
menjumpai 2 ekor angsa dari 5 ekor yang tersisa mati tergeletak dengan kondisi
yang mengenaskan. Tubuhnya telah di kelilingi semut merah yang menggerogoti
kulit dan dagingnya. Hipotesisi saya adalah mungkin ini disebabkan oleh flu
burung atau penyakit semacamnya, karena sama sekali tidak ada bekas luka. Kemudian
saya kembali pulang ke rumah dan mengambil cangkul yang ada di samping rumah. Tanpa
menunggu lama saya langsung menuju ke kandang Angsa. Bangkai Angsa yang
tergeletak di dikandang, segera kuambil dengan tangkai kayu yang tercecer di
samping kandang. Lantas ku bawa menuju area pemakaman dan menggali tanah
menggunakan cangkul yang saya bawa dari rumah. Setelah liang tanah siap, saya letakkan
2 bangkai Angsa itu kedalamnya. Dan sampai saat ini saya belum tahu apa sebab
kematiannya, tapi aku menduga ini mungkin karena wabah flu burung dan entah
dari mana asalnya. Kata orang tuaku, akhir akhir ini beberapa ekor Angsa mati
secara tiba-tiba dan duganku semakin kuat itu bahwa flu burung adalah dalang
dibalik kasus kematian 2 Angsa.
Mungkin kamu ingin tahu lebih lanjut
tentang spesies Angsa, atau mungkin ingin meniliti spesies Angsa dan bagaimana
hubungannya dengan kasus penyebaran wabah flu burung yang saya angkat di dalam
cerita. Sebelum kamu melangkah lebih lanjut alngkah baiknya mengenal terlebih
dahulu taksonomi Angsa dari kingdom dan spesiesnya. Oleh karena itu berikut ini
saya sajikan taksonomi hewan yang bernama latin Cignus olor.
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo :
Anseriformes
Famili :
Anatidae
Genus :
Cygnus
Spesies :
C. olor
Nama
Binomial : Cygnus
olor
Copyright @2020

artikel yang sangat membantu
BalasHapus