Kemanusiaan
![]() |
| From Google |
kebingungan adalah
bencana besar
Berdiam diri diatas
kursi singgasana
Menyaksikan pertumpahan
darah
Manusia berarak
Tapi kami masih saja diam
Lambung kami mengembung dan mengempis
Kesadaran hanyut di
telan lapar dan dahaga
Badai pasir datang
Kain sorban adalah
perisai terkuat
Dikala malam datang
Dinginnya gurun menusuk
sampai ke tulang
Menahan lapar dikala
yang lain foya foya
Tiada hari tanpa dahaga
Kesejahteraan adalah
kemustahialan laten bagi mereka
Air minum adalah
kemewahan bagi mereka
Pikiran melayang kemana
mana
Menyerebak entah kemana
Menjadi buas dan liar
Iman mereka hampir saja
di tebas olehnya
Para pengobral dosa
Penikmat darah dan
nyawa
Hingar bingar wartawan
berdesakan masuk area pengungsian
Pertanyaan dan celoteh
wartawan terlontar seketika
Menyeruak, mendesak
Kemudian ia menjadi
bisu
Diam tak bicara
Tetap saja digenggamnya
sebuah granat
Dan seketika ia
meneteskan air mata
Kemudian terjatuh ke
tanah
Suasana menjadi lengang
Tak sepatah kata pun
terdengar dari balik tubuh kekarnya
Bojonegoro,
26 Pebruari 2020
Ahmad Choirul Annas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar